cloud

Internet as Cloud

Dari gambar dapat kita amati bahwa penggunaan kata “Cloud” merupakan metafora dari Internet, karena Internet adalah teknologi utama dalam Cloud Computing ini. Pada Cloud Computing kita dapat mengakses seluruh aplikasi yang kita butuhkan melalui Internet browser, seperti Mozilla Firefox dan Internet Explorer, dan menggunakannya seperti aplikasi lain yang telah diinstal di computer kita. Aplikasi tersebut akan berjalan di server yang dimiliki oleh Cloud provider, penyedia jasa Cloud, yang artinya kita tidak perlu membayar license untuk instalasi aplikasi tersebut ataupun membeli hardware baru untuk dapat menggunakannya. Yang kita butuhkan hanyalah akses berupa username dan password yang kita peroleh melalui biaya bulanan (monthly subscription). Tentunya biaya tersebut lebih murah ketimbang menginstall aplikasi tersebut. Tidak hanya itu pula, kita juga dimudahkan karena tidak harus memikirkan tentang maintenance dan update, karena seluruh proses tersebut dilakukan oleh provider di server yang ia miliki.

Sebagai contoh perbandingan antara aplikasi yang ada sekarang dengan aplikasi cloud adalah Microsoft Exchange Server dengan Google mail (Gmail). Apakah dengan Gmail kita harus membeli license software? Tidak. Apakah dengan Gmail kita perlu membeli server dan storage untuk menginstalnnya? Tidak. Apakah kita membutuhkan Technical Team untuk maintenance Gmail kita? Jawabannya tentulah tidak. Yang kita butuhkan hanya login ke Gmail via internet browser dan mengkostumisasi aplikasi itu sesuai keinginan kita.